Friday, December 01, 2006

Bingung dilanda Mendung

Ada kodok didalam sumur tempat kumandi pagi. Ada satu lagi disebelah ember tempat air kumandi. Apa mau mu tanyaku? seperti hendak mengawasi kumandi, tak bergeming dari tempatnya berdiri. Melihatku dalam rupa alami, mengawasi tiap lekuk dan bentuk, sungguh kodok yg lupa diri..

Ada tumpukkan kain kotor disudut kamar. Sudah 2 minggu menumpuk menunggu dicuci. Terlalu lelah, atau terlalu tidak perduli?
Atau aku terlalu pemalas? malas memberikan kain kotorku kepada tukang cuci yg kubayar cukup mahal, dan hanya bekerja sekali seminggu.

Ada awan mendung diluar sana. Mungkin malam ini akan hujan. Aku sungguh butuh hujan itu. Agar kodok kodok ku kembali esok untuk mengawasiku mandi, melihatku dalam rupa alami, mengawasi tiap lekuk dan bentuk.

*aku rindu pria-dewasa-pemberi-coklat*

3 comments:

Anonymous said...

andai aku si kodok yang berdiri di sebelah ember itu... :p

Rush Murad said...

mau jadi kodok itu.... bisa? sumpahlah aku, agar aku bisa jadi kodok di tepi ember si Julia, supaya dapat melihat semua lekuk dan bentuk.... hhehehehee... miang-miang keladi ini abang kali... great song! Strangers In The Nite... goshh... i cant remember when was the last time i listened this beautiful song.. 10-12 years ago? tc

bitiqe said...

bang rush mau jadi kodok?hehee.. setelah bertemu putri dan dicium lalu berubah menjadi pangeran....strangers in the night ini betul betul lagu fave aku...remind me of an old fren with red shirt whose met me in a bus station...hehehheee